Apa Sih diabetes Itu? Dan Apa penyebab diabetes?
Ketika makanan kita dicerna menjadi glukosa membuat jalan ke dalam aliran darah kita. Sel-sel kita menggunakan glukosa untuk energi dan pertumbuhan. Namun, glukosa tidak bisa masuk sel kita tanpa kehadiran insulin yang memungkinkan sel-sel kita untuk mengambil glukosa.
Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas. Setelah makan, pankreas melepaskan secara otomatis jumlah insulin yang cukup untuk memindahkan glukosa dalam darah kita ke dalam sel, dan menurunkan tingkat gula darah.
Seseorang dengan diabetes memiliki kondisi dimana jumlah glukosa dalam darah terlalu tinggi (hiperglikemia). Hal ini karena tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup baik, yang menghasilkan insulin tidak ada, atau memiliki sel-sel yang tidak merespon dengan benar ke pankreas yg memproduksi insulin. Hal ini menyebabkan glukosa terlalu banyak membangun dalam darah. Glukosa darah yg berlebihan akhirnya lolos keluar dari tubuh dalam bentuk urin. Jadi, meskipun darah memiliki banyak glukosa, sel-sel tidak mendapatkan energi yg penting dan juga tidak memperoleh kebutuhan pertumbuhan.
Mengapa disebut Diabetes Mellitus?
Diabetes berasal dari bahasa Yunani, dan itu berarti sebuah siphon. Aretus yang Kapadokia, seorang dokter Yunani pada abad kedua Masehi, bernama diabainein kondisi. Dia menggambarkan pasien yang melewati air terlalu banyak (poliuria) - seperti sebuah siphon. Kata menjadi "diabetes" dari adopsi bahasa Inggris dari Latin Pertengahan diabetes.
Pada 1675 Thomas Willis ditambahkan mellitus dengan istilah tersebut, meskipun sering disebut hanya sebagai diabetes. Mel dalam bahasa Latin berarti madu, air seni dan darah penderita diabetes memiliki kelebihan glukosa, dan glukosa manis seperti madu. Diabetes mellitus harfiah bisa berarti "menyedot air manis".
Di Cina kuno orang mengamati bahwa semut akan tertarik untuk urin beberapa orang, karena manis. Istilah "Penyakit Kencing Manis" ini diciptakan.
Ada tiga tipe utama diabetes:
- Diabetes Tipe 1 - Seseorang tidak menghasilkan insulin sama sekali.
- Diabetes Tipe 2 - Seseorang tidak memproduksi cukup insulin, atau insulin tidtidak bekerja dengan baik.
- Gestational Diabetes - Seseorang mengalami diabetes hanya selama kekehamilan.
(WHO - World Health Organization)
Diabetes Tipe 1 dan 2 adalah kondisi medis yang kronis - ini berarti bahwa mereka gigih dan terus-menerus. Gestational Diabetes biasanya menyelesaikan sendiri setelah kelahiran anak.
Pengobatan Yang efektif dan penting
Semua jenis diabetes dapat diobati, namun tipe 1 dan diabetes tipe 2 terakhir seumur hidup; tidak ada obat yg dikenal. Pasien menerima insulin reguler, yang menjadi medis yang tersedia pada tahun 1921. Perawatan untuk pasien dengan tipe 1 terutama disuntik insulin, ditambah beberapa kepatuhan diet dan olahraga.
Pasien dengan diabetes tipe 2 biasanya diobati dengan tablet, olahraga dan diet khusus, tapi kadang-kadang suntikan insulin juga diperlukan.
Jika diabetes tidak dikendalikan secara memadai pasien memiliki risiko lebih tinggi berkembangnya komplikasi, seperti hipoglikemia, ketoasidosis, dan koma hypersosmolar nonketotic. Lagi komplikasi panjang bisa menjadi penyakit kardiovaskuler, kerusakan retina, gagal ginjal kronis, kerusakan syaraf, penyembuhan luka yang buruk, gangren pada kaki yang dapat menyebabkan amputasi, dan disfungsi ereksi.
Statistik Diabetes Di Amerika Serikat - 2007 :
- 17.9m orang didiagnosis dengan diabetes
- Orang 5.7m tidak terdiagnosis dengan diabetes
- 57m orang memiliki pra-diabetes
- 186.300 (0,22%) orang di bawah 20 menderita diabetes
- 1 dalam setiap 400 sampai 600 di bawah 20 tahun olds memiliki diabetes tipe 1
- 2m remaja memiliki pra-diabetes
- 23.5m (10,7%) dari mereka lebih dari 20 menderita diabetes
- 12.2m dari mereka lebih dari 60 menderita diabetes
- Pria 12 juta (11,2%) menderita diabetes
- 11,5 juta wanita (10,2%) menderita diabetes